Australia Vs Indonesia, Persepsi Masyarakatnya ttg Obesitas / Kegemukan

Sunday, August 15, 2010


Sumber Tulisan :
Penulis Istri Saya (Ika Safitri) di
http://luar-negeri.kompasiana.com/2010/08/15/kegemukan-obesitas-dalam-pandangan-masyarakat-australia-vs-indonesia/

Gimana kabarnya sekarang, makin gemuk aja.. udah makmur nih.. atau kasihan ya.. pak itu, makin kurus aja..

Inilah kebanyakan pandangan orang indonesia tentang gemuk dan kurus. Seakan-akan gemuk di asosiasikan dengan kehidupan yang makmur dan sukses. Sedangkan kalau kurus berarti dalam keadaan susah atau terjepit ekonomi atau penyakitan.

Sebetulnya pandangan ini sangat wajar terjadi di indonesia, karena indonesia bukanlah negara yang termasuk negara yang penduduknya mengalami tingkat obesitas yang tinggi. Lihat aja sekarang persoalan di indonesia masih bergelut sekitar cabe merah, beras, daging yang tarafnya masih untuk perut.

Walaupun hampir semua orang tahu kegemukan atau overweight bahkan obesitas adalah sumber penyakit, dari diabetes, jantung dan yang lain2. Penyakit kronis yang gak ada obatnya. Diperkirakan beberapa tahun mendatang penderita Diabetes di kota-kota besar di indonesia akan meledak. Dimana masyarakat di perkotaan mengalami perbaikan income tapi di iringi dengan pola hidup yang tidak sehat.

Bagaimana dengan di Australia, Perang melawan kegemukan dan obesitas adalah musuh bersama. Bagaimana tidak antara pendapatan/ income dengan harga di pasar benar2 melebihi kebutuhan. Harga coklat cadburyy, bunga kol, apel/kg, snack, minuman softdrink mulai $0.99 alias 99 cent. Menurut riset dari salah satu universitas di australia banyak orang asia, timur tengah mengalami diabetes setelah menetap di australia. Ibarat kata biasa susah di negeri asalnya begitu sampai sini semuanya alias apa saja pengen di makan semua….
Australia rangking 8 di dunia penduduknya mengalami tingkat obesitas alias kelebihan berat badan.

Makanya kalau disini orang-orang yang bisa menjaga ideal berat badan, perut rata alias tidak buncit, selalu nge-bike atau jogging bahkan diet teratur termasuk orang-orang yang luar biasa. karena mampu melakukan hal tersebut ditengah-tengah godaan lidah dan kemampuan $$ dollar yang luar biasa untuk memanjakan lidah.

Makanya semua produk makanan di australia WAJIB mencantumkan berapa Calories, kandungan gula dll jika memakan produk tersebut. Dan berapa porsi untuk kebutuhan sehari-hari. Misalnya hanya sebagai contoh : keripik kentang (Chips) dengan memakan 11 keping berarti telah memenuhi 10% kebutuhan kalori anda ( ini semua terncantum dalam setiap produk makanan)

Pola kesehatan di negara maju seperti australia sudah mencapai tahap PENCEGAHAN, dimana pemerintah berusaha mencegah rakyatnya sakit. melalui pengaturan pola makanan, dan situasi kota yang mengharuskan penduduk lebih banyak berjalan kaki dan bersepeda. Sedangkan di Indonesia pola kesehatan pada taraf MENGOBATI. sehingga kesadaran untuk menjaga kesehatan sangatlah kurang.

Bike to Work, kayaknya sudah memasyarakat di australia. Jangan heran di kantor ada parkir khusus sepeda. Tour De France banyak atlit dari australia. Seorang teman indonesia kita ajak ke sebuah kantor akuntan publik di adelaide, dia terheran-heran lihat karyawan disana, rata-rata badannya seperti Atlit semua “Ideal kearah kekar”. Ini pusat bina raga atau kantor akuntan…

Seorang teman (Orang Oz/aussie), makan siang sebatang wortel, 1 buah apel dan segelas susu terkadang mixed sama selembar roti low fat. Jadi ingat teman di indonesia yang gak bisa makan kalau gak ketemu nasi. Nasi 3x sehari bisa dibayangkan tuch… Kandungan Gula dalam nasi luar biasa untuk memicu diabetes, apalagi dimakan malam hari… Ingat Body Clock sebuah acara di australia yang mengatakan menjelang malam badan kita siap untuk tidur bukan untuk makan..

Nggak heran alat2 olahraga di indonesia mahalnya selangit, Obat2 nature seperti Fish oil dan lain harganya juga benar2 selangit. Karena masyarakat belum teredukasi dengan baik mengenai pola hidup sehat dan bahaya penyakit seperti DIABETES, JANTUNG dll akibat kegemukan.

Sekedar kesimpulan dari saya sebagai penulis yang bermukim di adelaide, australia.
kita akan concern sama masalah ini kalau kebutuhan primer kita sudah terpenuhi. Wajar masyarakat australia peduli masalah ini, dan sudah seharusnya masyarakat perkotaan di indonesia yang sudah pada obesitas alias kegemukan juga saatnya mengubah pola hidup.
TAPI….
bagi masyarakat miskin, pedesaan di indonesia tanggapannya kira2 seperti ini..
“Mas saya jangan disuruh olah raga karena setiap hari saya jalan kaki ke sawah 5 KM, macul di sawah saban hari.. kalo pola makan gak usah di kasih tahu lagi.. wong kadang2 makan.. kadang gak ada yang dimakan”
Wajar persepsi kebanyakan orang indonesi “Badan gemuk” artinya sudah makmur dan sukses… he..he…
Selamat berolahraga dan pola hidup sehat..

Posted by Agung Prabowo at Sunday, August 15, 2010 2 comments  

Google Nya Orang Islam

Friday, September 11, 2009


Search engine atau mesin pencari, ini nyawanya orang berselancar di internet. Hasil dari pada search engine, akan dapat mendorong seseorang untuk memutuskan ke arah halal atau haramkah mereka. Apalagi macam di Australia ini, penetrasi internet hampir merata diseluruh penduduk dikarenakan koneksi yang cepat dan lebih murah dari indonesia.

Maka perlu adanya Search Engine yang berkelakuan Muslim atau Islami yang dapat membedakan mana halal atau haram. Maka hadirlah http://www.imhalal.com/ , yang berarti I AM HALAL

Dengan menggunakan search engine ini, maka seorang muslim semaksimal mungkin dihindarkan dari yang Haram atau sesuatu yang dapat merusak Iman di Internet. Selamat mencoba dan Mari kita gunakan, agar Mesin pencari ini lebih populer dari Google.

Kutipan Berita
"Dia menambahkan bahwa mesin pencari tersebut bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang khawatir dengan material yang tersebar di internet. ''Selama ini kami yakin bahwa tidak sedikit umat Islam yang menghindari internet, dan meminta anak-anak untuk menjauhinya karena takut dengan isi di dalamnya,'' kata Reza menambahkan. Padahal, dia sangat yakin, jika dimanfaatkan dengan baik, internet bakal membantu kemajuan umat Islam.

Seorang warga Beirut, Ali Gebran, mengaku bahwa karakter mesin pencari bisa mempengaruhi keputusannya dalam mengakses internet. Lahirnya ImHalal pun dinilainya sangat fantastis. Dengan adanya mesin pencari tersebut, dia menyatakan tidak khawatir lagi membiarkan anaknya berselancar di dunia maya.

Rencananya, mesin pencari tersebut juga akan dilengkapi dengan jadwal waktu shalat serta kutipan-kutipan ayat Alquran. Produsen ImHalal berharap, mesin pencari buatannya itu bisa cepat berkembang menyaingi Yahoo maupun Google"

DELL lawan / Versus ACER

Sunday, June 28, 2009



LAPTOP Acer lawan Dell, siapa menang ya...? merk Acer memang seuatu yang tidak asing di indonesia di karenakan dukungan kuat distributor dan layanan servicenya. Sedangkan merk Dell, di websitenya aja tidak tercantum Indonesia, walaupun ada service centrenya di jakarta. Memakai merk Dell, sesuatu yang nggak pernah terpikirkan sama gua pas di Indonesia. But pas di aussie sini, seakan-akan DELL memonopoli dunia perKomputeran Including Laptop. Dari semua Lab Kampus, Bank sampai kios penjual koran pakai merk Dell.Akhir penasaran ini maka gua putuskan Dell, bergabung dengan keluarga besar gua. Membeli Dell secara Online adalah sesuatu yang buat gua angkat topi bro.. beli laptop tapi isinya bisa di custom sesuai keinginan kita. Bayangkan kalau ada pembeli 1000 laptop hari itu, dengan warna, dan selera mesin yang berbeda2 detailnya kemudian setelah laptop tersebut selesai dikirim masing2 ke alamat-alamat pemesan tersebut di seluruh dunia dan bisa di tracking oleh konsumen sejak perakitan sampai pengiriman. Pernah gua lihat di YOUTUBE, tentang Dell Pabrik yang memperlihatkan cara kerja Manajemennya untuk menangani keinginan setiap konsumen dari seluruh dunia. Keren abis.. sedangkan Laptop ACER dan merk2 lainnya, adalah produksi Massal dimana kita membeli apa yang sudah tersedia di pasaran. Harus terima Warna yang tersedia, Upgrade sendiri alias terima apa yang sudah didesign Pabrik tersebut.
Sebetulnya Acer Laptop Travel Mate, yang sudah gua miliki benar-benar mempunyai Performa yang tidak mengecewakan, alias keren abis... Batterynya pun masih hampir 3 jam. Cuma untuk merasakan kehebatan Dell, tentu harus di test.. dari Netbook sampai notebooknya.Di sinilah terasa sentuhan USA Versus Taiwan. Dell ini menang di dukungan Onlinenya diantaranya dukungan Remote Access, kalau ada masalah sama laptop. dimana semua aplikasi untuk mendapat dukungan teknisi online, sampai training untuk membetulkan laptop secara manual, semua pembeli laptop merk Dell mendapat training khusus dengan mengakses website berdasarkan TagService yang ada di laptop kita. Kata teman gua, kalau elo nonton film2 merk komputer yang muncul cuma dua yaitu Apple dan Dell.. ada2 aja...
anyway, semua laptop ok, asal digunakan untuk kebaikan dan kemashalatan Umat.

Solusi ACER Aspire ONE untuk MATI TOTAL Blank Screen

Saturday, June 6, 2009

Di tengah, winter Adelaide yang lagi dingin2nya. Ketika sampai dirumah, istri tercinta langsung berkata... Mas, acer aspire one kita....
(MATI TOTAL, Nggak ada Tanda2 Kehidupan.. Cuma FAN Muter) Langsung Layar BLANK,No BOOT, bios aja nggak Kelihatan muncul... cuma suara FAN......

Woooow... Whats Up. Untung masih ada Garansi. Walaupun garansi pickup return
tapi pasti makan waktu lama, karena kita tinggal di Adelaide and ACER SERVICE Centre
ada di Sydney. tapi setelah di pikir2 bisa makan waktu lama, Dengan Do'a serta Tawakal kepada ALLAH SWT dengan melalui Mbah GOOGLE...

ALHAMDULILLAH...Akhirnya, setelah mengobok2 obok internet ketemu juga solusi, dengan cara yang ANEH bin AJAIB tapi BERHASIL.... . here they are...

1) Format a USB memory key with the FAT mode.
2) Download the latest version of the BIOS from Acer support website:
* HERE if you have a Aspire One A150
http://support. acer-euro. com/drivers/ notebook/ as_one_150. html
* HERE for the Aspire One A110
http://support. acer-euro. com/drivers/ notebook/ as_one_110. html
3) Extract the files from the zip and put both the FLASHIT.EXE and the BIOS file in the root directory of the memory key.
4) Rename the BIOS file to ZG5IA32.FD and then remove the disk.
5) Turn the AA1 off, insert the battery and connect the AC adapter.
6) Insert the USB Memory Key into one of the USB port of the Aspire One.
7) Press Fn+Esc, keep it pressed and press the power button to turn the AA1 on.
8) Release Fn+Esc after a few seconds, the power button will be blinking.
9) Press the power button once. The AA1 will start the BIOS flash, do not interrupt for any reason. After some minutes the power button will stop blinking, and then the AA1 will reboot. Wait till the AA1 has completed all this operations.

If everything has gone right, the BIOS is flashed and all settings are reset to default.

(Sumber http://apevere. blogspot. com/2009/ 01/acer-aspire- one-black- screen.html)

Adelaide Membara Ketika Summer

Sunday, February 1, 2009


Beberapa hari terakhir, Sengatan Panas gila2an menyerbu adelaide. Suhu selalu diatas 42 derajat celcius sampai dengan 47 C. SUdah pasti teman2 pada terbakar extreme heat conditions seperti ini.Dimana tingkat humidity/lembab sangat rendah disini, sehingga panas2 tapi nggak keluar keringat. Alhamdulillah, AC dikamar masih menjadi senjata ampuh melawan panas. Beberapa teman2 yang tidak punya AC dirumah, malah membasahi kasurnya dengan Air baru tidur diatasnya kalau nggak sudah pasti nggak bakalan tidur semalaman. But Positivenya juga ada, pas summer gila2an begini, kesempatan beli baju2 winter karena dijamin harganya dibanting2. Nah pas winter sudah siap kan...
btw, selamat menjalani summer yang indah di adelaide.

Internet di Australia serasa Teman Hidup Sejati.

Saturday, January 31, 2009


Internet, sudah dari dulu tahu memang banyak gunanya. Cuma pas di indonesia, manfaat internet cuma browsing dan aktifitas download dll. Yang seputar gitu2 aja. Masalah utamanya tidak banyak situs-situs khusus indonesia yang benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Australia beda banget, internet rasanya sudah seperti partner hidup. Semua urusan terpecahkan apalagi urusan lokal aussie sini.
Barusan aja, lagi bingung mau isi pulsa. Pas mau berangkat ke woolworth or coles.. ehh raranya tidur, bunda overseas. Akhirnya isi pulsa lewat internet. Beberapa hari lalu berburu tiket untuk bunda yang mau pulang ke indonesia, dari internet bisa beli e-tiket print jadi dech murah lagi. But cari tiket pesawat indonesia yang jual online hampir setengah mati, semua situs ancur-ancuran. Gayanya aja online pas di proses ternyata online bohongan.Ternyata cuma Garuda yang bisa itupun harus pakai credit card yang di issued bank indonesia and nggak bisa pakai card aussie.
Australia memang surga internet, dari maps.google.com.au yang pemetaan jalannya kereeen and detail banget sampai cnet.com.au untuyk review sebelum beli barang. Mau lihat Rute bus, booking bus online... apa aja internet emang powerfull sayang cuma di australia. Di indonesia internet masih mahal banget dan jalannya kaya keong, belum situs2 lokal yang terkadang untuk cyber crime padahal law enforcement masih banyak yang harus di perbaiki.

Barang Elektronik Indonesia Lebih Mahal dari Australia

Sunday, January 18, 2009


Sebelum datang ke aussie, banyak mendengar rumor. Kalau beli barang elektronik, Laptop, External Harddisk dll lebih baik beli di indonesia. Tapi kenyataanya disini barang2 elektronik jauh lebih murah.
Harusnya dengan Upah tenaga kerja yang murah dan pendapatan penduduk yang rendah, harusnya barang2 tersebut bisa di jual lebih murah dibanding australia.
Keadaan yang aneh....
Sebagai contoh barang2 Camcorder / handycam, Camera Digital SLR, Hardisk External di indonesia bisa lebih mahal 1 s/d 2,5 juta dibanding australia.
Baru2 ini, adik istri di surabaya beli Acer Aspire One 120 GB dengan Spec yang sama tapi harganya bisa mencapai 5,8 juta sedangkan di australia hanya sekitar AUD $499 atau cuma 3,5 juta rupiah. Barusan beli Harddisk External 500GB desember 2008 di dicksmith cuma sekitar 700 ribu rupiah, padahal diindonesia diatas 1,5 jutaan. Crazy nggak beda jauh amat padahal Pabriknya di China atau Taiwan kan lebih dekat ke Indonesia, harusnya Ongkosnya juga lebih mura he..he..
Anomali yang aneh....
Untuk Perbandingan Harga :
Toko Online Indonesia, Fastncheap, Bhinneka.com
Toko online Australia, Officework, Dicksmith